Pages

Monday, November 19, 2012

Itinerary Kuala lumpur 3D2N / 2D1N ( http://travelwithfina.blogspot.com/ )

Monday, November 12, 2012

Itinerary : Kuala Lumpur - short term 3D2N or 2D1N

Cukup sering orang Indonesia saya temui di KL sedang jalan-jalan di seputaran bukit bintang. Eh sorenya, saya ketemu mreka lagi di Suria KLCC. Rombongan yang sama. Suatu hari saya iseng negur anggota rombongan tipe ini. Eh ternyata mereka ada training di KL, tapi trainingnya kelar hari jumat siang (sebelum jumatan). Diatur oleh panitia ada waktu 1 hari jalan-jalan. Beberapa yang beruntung boleh perpanjang 1 hari lagi dengan kamar hotel extra 1 malam bayar sendiri.

Ada juga tipe keluarga yang beli tiket free and easy, 3D2N. tapi sbenernya yang 1 hari sudah habis buat travel time. trus buru2 mau ngejar ke genting highlands (to get nothing..), trus anaknya digeret sana sini sampe akirnya jutek pas difoto.

Rombongan macam ini, yang ke KL sebentar saja punya itinerary yang cukup membosankan (kalo dibuatin travel agent). Tepatnya, itinerary pemerasan. Karena diarahkan hanya belanja saja. Pinter ya mereka bikinnya.. hehehe.

Kalau saya boleh saran, untuk alokasi waktu 2 hari 1 malam (kurleb yah..), bisa coba seperti ini untuk balancing antara masa kini dan masa lalu. Maksudnya biar agak kenal KL luar dalam gitu.. hehe.
(asumsi menginap di tengah KL dan first time visitor) :

Hari 1 - komersil day

Pagi - Siang (menikmati udara dan matahari, foto2 narsis/durasi 3 jam) :
Twin Towers dan KLCC park. Wajib foto di kolam air, di jembatan dengan suria-twin towers background dan di depan air mancur dengan background KLCC park. Optional naik ke skybridge-nya Twin Towers. ini ada tekniknya, gak bisa ujug2 antri-beli tiket-naek. bisa liat di post saya yang lain tentang bahasan ini.

KLCC Park

KLCC Park

waterpark KLCC


Stelah capek kliling taman, ngopi2 di Dome or Ben's, atau Harrods atau langsung makan siang di foodcourt di dalam Mall. Saran, makan di foodcourt lt.2, ambil posisi di jendela menghadap KLCC park, view-nya mahal padahal makanannya murmer! untuk dapet seat spesial ini, pastikan tiba di foodcourt sebelum jam 12 - lunch break orang kantor.

Siang - Sore (shopping en route at Suria Mall/durasi 3 jam) :
Shopping/cuci mata di Suria sejenak (!). Untuk para bapak/yang suka ngasah otak (sori bu ibu, stereotyping nih, ibu2 gak mau sia2in kesempatan belanja soalnya!), ataupun yang bawa anak, sangat saya sarankan untuk ke Petrosains di lt. 4. Pusat sains interaktif untuk have fun belajar tentang sumber daya alam, energi dan juga ilmu fisika - kimia dasar. Bisa ngerasain masuk rig-rig-an , nyobain mobil ala F1, dan melakukan aneka eksperimen.

Petrosains Suria KLCC

Petrosains Speed diresmikan Nick Hedfield dan Jacques Villenueve (F1 Drivers)

Idenya bisa gini, kalo keluarga dengan bapak-ibu dan anak, biarkan si ibu keliling sendiri sepuasnya - masak 3 jam gak cukup?-, sementara bapak-anak ke petrosains. kcuali si ibu mau ikut tentunya. ksian kan kalo anaknya harus ngintilin ibu syoping?
oya, kalo kesini saya gak pernah lupa beli Eskrim Starbucks di dalam supermarket Isetan. :)

Sore - Isya (afternoon walk-bukit bintang/durasi 3 jam... or unlimited) :
Dari Mall Suria, jalan kaki melewati jembatan pejalan kaki terpanjang di Malaysia menuju Mall Pavilion. Ini mall memang menggoda. tapi sbenernya sama aja rasanya dengan main ke PS-PP campur Citos. Di dalem Mall ini, langsung menuju lt.6, Tokyo Street. Bagian ini khas dan unik. Di dalamnya ada Daiso, toko produk jepang serba RM5. hati-hati kalap! sesuai namanya, di sini serba jepangisasi. Disiplin untuk hanya max 1 jam di Pavilion, kecuali udah gak tahan laper, bisa makan di foodcourt fave saya, B1 Pavilion.
Kuatkan kaki... susurilah jalan bukit bintang yang kesohor itu. belok kanan ke jalan Alor melihat keramaian dinner seafood ala china/thai. Ada warung nasi hailam Cheemeng yang juga happening di sini. Masi kuat? masuk ke sungei wang. habiskan malam dan pulang.



Bukit Bintang stripe in background

Pavilion Mall Atrium


Bujet besar? coba dinner di revolving restaurant 360 di lantai atasnya Menara KL Bukit Nanas (gak jauh kok dari Bukit Bintang/Twin Towers)

Sama temen2 mo hedon? masuk ke jalan pinang/p.ramlee, pilih aneka club/pub like Zouk, Quattro. atau balik lagi ke arah KLCC, cobain rooftop bar di Traders hotel with twin towers view at night yang super memorable. :)


Hari 2 - Historic - smarty day

Pagi - Siang (historic sites / durasi 3 jam) :
naik MRT menuju stasiun 'Masjid Jamek'. Turun di situ. Optional, masuk masjid Jamek (non-muslim juga boleh). Ini mesjid bersejarah bagi warga Malaysia/KL stidaknya. masjid ini terletak di antara 2 sungai dan plot lahannya berbentuk segitiga. di sudut belakangnya, bertemulah 2 sungai itu. Pertemuan 2 sungai disebut mereka Kuala. Dan sungai tersebut membawa lumpur. Jadilah Kuala Lumpur. Titik ini, sungguh asal mula kota KL loh! Eniwei, tapi nanti kita akan melewati titik tersebut dari sisi lain.
Sementara ini, setelah turun dari MRT, ikuti petunjuk ke arah Dataran Merdeka.


Bangunan Sultan Abdul Samad

Historical Flagpole hole

Tudor Style, Royal Selangor Club


Dataran Merdeka ini berhadapan dengan bangunan khas bertema Mughal (Sultan Abdul Samad) yang umurnya lebih tua dari kemerdekaan Malaysia. Turis gak boleh masuk karena masih dipakai untuk kantor pemerintahan. Di bagian tengah lapangan ini, ada tiang bendera paling tinggi, itulah tiang bendera dimana bendera Malaysia pertama kali dikibarkan setelah Inggris memberi negara ini kedaulatan tgl 31 agustus 1957. di bawah tiang ada tulisannya. di lapangan ini juga ada background foto keren, bangunan ala Tudor Inggris yang sbenernya bagian belakang dari Royal Selangor Club. Di sampingnya ada museum KL. Wajib masuk buat yang pengen tau sejarah KL.
Belok kiri setelah bangunan Sultan Abdul Samad (masih jalan kaki kan...), lalu berenti di jembatan. liat ke kiri. itu dia yang tadi saya bilang Kuala-nya Lumpur. :) jangan lupa difoto ya... lanjut lurus sampe ketemu jam di kiri. lihat ruko2 tua itu.. cakep loh buat difoto kalo dapet angle yang pinter.
Gak jauh dari situ, kalo lihat ke kanan ada bangunan warna biru muda. itulah pasar Seni. Di dalemnya sih biasa aja, tapi Kasturi Walk di sampingnya lumayan bagus buat foto. Pasar Seni ini dulunya pasar tradisional dibangun tahun 1880.

the Central Market
Kasturi Walk with Es Teler 77 on the side
Precious, old Malay-China resto

inside Central market, upper floor view is Food Court

Lunch break bisa di sini. Ada resto menarik di samping foodcourt (harga menengah) namanya 'Precious'. Ini resto cabang dari pusatnya di tengah chinatown. Cukup kesohor lah. Atau kalo kangen masakan indo, ada esteler 77 di ujung kasturi Walk.

petaling street bazaar

atau, bisa lanjut jalan sdikit lagi menuju Petaling Street Bazaar, isinya barang palsu semua. hehe.. well, mayoritas lah. tapi ini masuk chinatown. kalo mau coba makanan china-malaysia, banyak pilihan di sana.


Siang - sore (temples anyone? / durasi 3 jam ) :
ada 2 pilihan, temple kicik2 di skitar Chinatown - temple India dan temple China.
atau naik taksi 30 menit ke Batu Caves. Di sini temple juga, tapi magisnya beda.

atau... naik monorail dari ujung ke ujung - cuma 1 jam kalo ini - preferable kalo saya sih.. hehe. hobi!
view from monorail ride is good, better try


Sore - tutup hari. Balik hotel. check out siap2 pulang kalo cuma wikenan.

Hari 3..
nah, baru coba keluar KL kayak ke sunway lagoon, or melaka, dll.

====

saya rasa itinerary yang ini bisa menjadi dasar dan dikembangkan sesuai minat dan extra malam. misal, di tempat2 tertentu lebih lama. atau ada tempat yang dihapus, etc. mayoritas berada di seputaran KL yang luasnya gak beda jauh dengan jakarta pusat.

tapi kalo memang akan shop till you drop atau niatan mall-hopping, ada option untuk ke mall besar lainnya sedikit di luar pusat KL. mungkin akan saya bahas di posting lainnya. maaf juga kalo fotonya gak mencakup smua bahasan, akibat tersebar di berbagai device tapi belum bersatu file-nya. kalo nemu, pasti saya update.

Any comment/question? feel free. kalo guiding versi virtual gini, saya gak akan charge. hehehe.


Itinerary Bangkok : 3D2N - basic spots ( http://travelwithfina.blogspot.com/ )

Wednesday, November 14, 2012  http://travelwithfina.blogspot.com/

Itinerary Bangkok : 3D2N - basic spots

Tadinya saya mau bikin itinerary buat turis yang 'lapar', yang perlu liat sebanyak2nya. Tapi kayaknya mending dibuatin itinerary dasar dulu ya, biar adil. Bagi turis lapar, akan saya kasih hints extra spot berupa nama2nya saja. Saya juga pernah menjalani Bangkok behind the scene, naik getek ke kota tuanya, ke kuil yang sepi dan masuk keluar pasar, sangat memberi pencerahan. Tapi gak cocok buat turis pada umumnya apalagi yang baru pertama kali ke Bangkok. Jadi, untuk kali ini, saya bikin perjalanan yang wajib-wajib saja dulu. Durasinya juga umum dilakukan oleh wisatawan dari Indonesia.
Untuk bagian yang ada pilihan, memang hanya bisa milih gak dapet semuanya. kecuali durasi trip-nya lebih lama.

Day 1 - Famous Tourist Spots

Pagi - Siang (Grand Palace - durasi 3-4 jam) : 
- Dari hotel / sarapan pagi segera minta diantar ke Grand Palace atau Wat Phra Kaew. Kenapa pagi? karena masih belum penuh dan belum panas. INGAT! Demi kelancaran sebaiknya pakai baju tertutup. Masuk ke area ini dilarang pakai celana pendek dan baju atasan tanpa lengan. Kalo ketauan akan diminta pinjam baju (disediakan dengan uang jaminan 50 baht). Tentunya akan kurang hits foto2nya dengan baju pinjaman.



Grand Palace ini satu komplek dengan Wat Phra Kaew. Jadi Pagoda emas yang sering jadi bukti dateng ke Bangkok adalah si Wat Phra Kaew. Grand Palace ada di belakangnya.



Di tiket berlaku untuk kedua tempat ini. Bahkan kalo sedang beruntung (saya pernah), tidak perlu bayar. Tapi emang cuma dapet Wat Phra Kaew aja, Grand Palace sedang ditutup untuk persiapan jamuan kenegaraan. Harga masuk ke sini boleh dibilang paling mahal dibanding tempat lain, tapi emang worthed. Dan perhatikan bahwa tiket yang kita beli termasuk tiket masuk Vimanmek Mansion yang deketan dengan Ananda Samakhon Throne Hall. Biasanya 2 tempat ini di skip begitu saja, padahal sungguhlah Anda merugi gak dateng ke 2 tempat itu. Jadi... robekan tiketnya jangan ilang yaaaa.. berlaku untuk 1 minggu kok.

Karena ini adalah 'it' spot, jangan heran kalau Anda bisa 3 jam di sini. :) kalo bisa ya, 3-4 jam itu termasuk lunch. Ada kafe di sebrangnya buat nyemil kopi-sandwich. Ato rumah makan kicik2 jual masakan thai di seputaran sini.

Siang - sore (Temples - durasi 2-4 jam) : 
- Dari Grand Palace, bisa jalan kaki 10 menit ke kuil di sebelahnya, Wat Po. Kuil ini yang ngetop dengan patung Buddha rebahan. Anda perhatikan bahwa kuil ini arsitekturnya berbeda dengan Wat Phra Kaew. Wat Po adalah kuil 'sekolah'. Di komplek ini juga ada asrama untuk orang-orang yang sedang belajar jadi biksu, termasuk pusat pelatihan Thai Massage yang beken itu. Kita boleh loh jadi murid di skolah Thai Massage. Tapi karena itu sekolahan, durasinya juga mayan lama, yang intens setiap hari pagi-sore selama minimal 5 hari (cuma untuk pijat kaki. pijat tubuh bakal lebih lama lagi).
Kalo in-a-rush/pilih durasi pendek, masuk bayar 50 baht, langsung ke main building foto dengan jempolnya Buddha bobok, dan keluar.



Side note : Di depan wat po ini ada abang gorengan pisang goreng wijen enaaak deh. hehe. ambil pintu yang terdekat/yang bisa liat dindingnya Wat Phra Kaew yah..

- Dari Wat Po, nyebrang sungai ke Wat Arun - the majestic temple of dawn. yup, memang kuil yang satu ini magis banget difoto pas sunset, kayak di postcard2 mreka. Tapi untuk ksini, sebaiknya sore sebelum gelap. Karena kita bisa naik ke salah satu pagodanya, dapet view sungai Chao Phraya cantik sekali. Trus bisa shopping juga! Ada selasar khusus jualan souvenir di sampingnya. Penjualnya bisa bahasa Indonesia loh.. hehe. ktauan ya turis dari Indo numplek di sini. Nah, bagian blanja ini yang biasanya makan waktu. Saya cukup rekomen blanja di sini karena gak se-crowded chatuchak atopun Suanlum, padahal barang buat suvenirnya sama2 aja.



oya, untuk nyebrang ke Wat Arun caranya adalah cari dermaga Tha Thien, bayar 15 baht per way. Ada jadwal nyebrang tiap 15 menit, each way. Setibanya di sebrang, ada pilihan untuk foto dengan baju adat Thai. Why not? buat kenang2an kan. :)



Sore - Malam (nightlife Khaosan - durasi 2-3 jam) : 
Khaosan terkenal sebagai pusatnya penginapan backpackers dari jaman dulu banget. Itu juga kenapa di film The Beach, tokoh Leonardo diCaprio critanya nginep di Khaosan sebelum dapet peta ke pantai damai itu.

Anyway, cara menuju sana, dari Wat Po, nyebrang balik ke dermaga sebelumnya. Naik tuktuk atau taxi minta ke Rambuttri. Rambutrri ini area 'extension'nya Khaosan. Seperti kampung expat di Bali gitu lah. Di sini bisa cari makan enak dari tradisional Thai hingga masakan barat dengan harga sopan. Rumah makan Thai Muslim kesukaan saya juga gak jauh dari sini. susurin Rambuttri hingga sampai Khaosan. Ini area ramai dan banyak yang dilihat kok.





Di area ini kuatkan radar cari travel agent yang jual tiket Siam Niramit, agenda kita buat malam ke-2. Harganya gak murah sih, kalo diskon besar bisa 800 baht, tapi rata2 1000 baht. Fyi harga normal over the counternya 1250 baht. Tapi, show ini highly recommended. Selain itu, kalo setelah dari Khaosan mau lanjut nonton Cabaret Show yang profesional, bisa juga cari tiket area ini. Kalo cuma 1-3 orang, biasanya ada. Tapi kalo akan beramai-ramai, booking tiket show ini di websitenya aja. Namanya Calypso.

Larut Malam :
Pilihan 1 - nonton Cabaret Calypso di Hotel Asia edisi jam 21.45 (last show).


Pilihan 2 - main ke redlight district Patpong. Kalo milih yang ini, hati2 sama penipuan ya. pegang tas baik2, dan jangan mudah ngikut tawaran mas-mas untuk nonton sex show. kalopun mau nonton, pastikan sudah deal harga dengan jelas, tekankan ke 'penjual' dan pemilih show gak ada biaya tambahan BERULANG2! kalo enggak, di akhir acara kita digetok 1500 baht buat show yang katanya cuma 300 baht doang.



Day 2 - city life, shopping
Akan berputar di sekitar area Siam, naik skytrain dan 'meriksa' shopping mall mereka.

Pagi - Siang :
Karena pagi hari mall belum pada buka, Anda bisa coba salah satu pilihan ini :
- main ke Lumphini Park, nikmatin taman kota terbesar mereka.



- ke rumah Jim Thompson (kalo masih tertarik dengan aspek budaya). Buat first time visitor, pilih ini saja. Detail tentang rumah JT pernah saya posting di sini .



Siang - Sore :
Kalo pilih Lumphini, bisa naik taksi/tuktuk minta ke Siam, turun di Paragon/MBK.
Kalo dari JT house, setelah keluar dari gang, agak nyebrang ke MBK. Kalo bukan penggemar mall, gak lagi cari barang tertentu ataupun gak kangen masakan Indo, boleh skip MBK. Langsung ambil Skytrain ke stasiun Siam aja. Tembak ke Paragon. Jika ke Bangkok dengan anak, wajib ke Seaworld-nya Thailand di basement-nya Siam Paragon ini. Seaworld di Ancol mah jadi gak ada apa2nya deh. Jika blum makan siang, juga enak cari makan di sini. Ada pilihan bejibun di foodcourt levelnya. gak hanya makanan foodcourt, ada resto2 juga. Buat penggemar masakan Jepang, Fuji Restaurant boleh dilirik. Buat penggemar supermarket, foodhall di sini juga seru. Sering ada produk menarik yang gak ada di Indo. Yang perlu dicoba juga dessert cafe. Tersebar di berbagai lantai di sini maupun di mall yang akan kita tuju berikutnya : Central World.

Yup, dari Siam Paragon, bisa susurin jembatan pejalan kaki (dari stasiun skytrain jangan turun ke jalan raya yah), sampe ketemu Central World. Mall ini yang hancur gila2an pas demo di Bangkok tahun 2010.




Ini Mall paling luas. Yang wajib disamperin di sini toko NaRaYa (ground floor deket Isetan). Jual aneka tas-dompet khas. Kalo gak mau makan di Paragon, di mall ini juga surga makanan. kayaknya semua yang ada di sini enak2. hehehe.

Dari Central World, jalan sedikit menuju Platinum Mall, toko grosir seru-murah-keren2 koleksinya. Di toko yang sama bisa dapet harga miring kl beli barang campur 3 to 6 pc. Jadi cocok kalo belanja rame2.

Kalo totally gak suka mall, dari JT house bisa naik skytrain ujung ke ujung untuk kenalan dengan aneka view kota ini. Atau kembali wisata tourist spot ke Vimanmek Mansion.. gunain potongan tiket yang kemarin.

Malam :
Pilihan 1 : nonton Siam Niramit. Ingat, shownya dimulai jam 7 dan menuju sana macet gila. Jadi naik MRT/Subway-nya saja dari tengah kota. Ada shuttle dari Stasiun 'Thai Cultural Centre" menuju lokasi show, shuttle terakhir jam 6.30. Idealnya, tiba di area ini jam 6 biar dapet extra cultural show ataupun main2 di floating market buatan mereka.



Pilihan 2 : belanja lagi, kali ini di SuanLum Night Bazaar. Sebenernya abis nonton Siam Niramit bisa ke SuanLum, tapi kayaknya sih energi juga udah abis.

Pilihan 3 : eksplorasi arab corner/soi nana dan sukhumvit road.
Area ini penuh kontradiktif. Di sebut arab corner karena banyak restoran arab (dan pasti halal) dan toko2 yang jual produk arab. tapi juga soi nana (sukhumvit soi 3) ini terkenal sbagai redlight district. Sukhumvit area yang menarik sbenernya. ada 'warna' khasnya. Jadi tetep recommended untuk dilihat kalau ada waktu. Naik SkyTrain turun di stasiun 'Nana'. Soi 3-11 yang happening. again, hati2 dengan copet dan penipu ya.


Day 3 - wrap up/chatuchak :
Kalau dalam agenda ada hari wiken - biasanya ada (sabtu/minggu), pergi deh ke Chatuchak. Sebaiknya naik Skytrain turun di MoChit. Luangkan waktu untuk ke danau di taman Chatuchak, kasih makan burung dara (ada yang jual makanannya murah) dan piknik dadakan. Foto2 di sini juga bagus. Dari situ masuk ke pasar chatuchak. Kalo ketemu information desk, biasanya disediakan peta.
Ada tempat makan muslim enak di bawah tower clocknya.
Buat yang gak suka belanja pun, Chatuchak adalah pemandangan yang menarik. Pasar yang sumpah gede banget ini punya aneka sudut menarik. Mau wisata kuliner, pijat thai, sampe hunting barang antik juga bisa di sini.

Kalau dalam agenda tidak ada hari wiken, lakukan kegiatan day 2 di atas di day 3. Sementara, hari keduanya cabut ke luar Bangkok, seperti ke Ayutthaya ataupun Pattaya di hari ke 2 :))

Beberapa spot lain yang juga recommended dan bisa dicoba di perjalanan berikutnya antara lain :
- rumah raja (boleh masuk loh.. tapi pake perjanjian 6 bulan sebelumnya.. hehe)
- Chinatown (the most authentic chinatown outside china in the world)
- Stasiun kereta api pusat
- Naik getek ke kuil tertinggi di bangkok
- tur susuri sungai Chao Phraya/dinner cruise
- dinner / ngopi di Rooftop resto/kafe, seperti Banyan Tree, Sirocco Lebua (anjrit view dari tempat ini top banget!), Baiyoke, atau RedSky.
- eksplorasi Thonburi, the old capital city.

Saya ada beberapa postingan maupun banyak sekali foto tentang bangkok di web dan akun fesbuk, buat tambahan referensi. kalo emang perlu, boleh kontak saya buat extra info.

Happy Bangkok-ing!

Wanita Dengan Siklus Haid Pendek Biasanya Lebih Subur

Wanita Dengan Siklus Haid Pendek Biasanya Lebih Subur
Oleh | Yahoo! SHE – 23 jam yang lalu
Oleh: Marmi Panti Hidayah
@BALI-DREAMLAND
Siklus haid setiap orang berbeda-beda antara 24-35 hari. Masa haidnya juga berbeda-beda, dengan batas normal antara 3-15 hari. Meskipun demikian, wanita tetap berpotensi mendapat keturunan.

“Hanya saja wanita yang siklus haidnya lebih pendek cenderung lebih subur dibanding wanita yang siklus haidnya lebih panjang,” kata dr HMA Djaya Kurnia yang kini menjabat Direktur Utama PT Artha Karunia Mulya (Akram). 
Ini terjadi lantaran masa tidak suburnya lebih sedikit ketimbang masa subur. Dengan begitu, secara kesempatan, wanita dengan siklus haid pendek lebih mudah hamil.

Menurut dr Djaya Kurnia, masa subur itu terjadi 14 hari sebelum haid berikutnya. “Jadi kalau siklus haidnya 24 hari, maka pada hari ke-12 dia sudah mengalami pelepasan sel telur. Nah, sperma sendiri bisa bertahan di sel telur antara 1-2 hari. Sel telur pun dapat bertahan 1-3 hari. Jadi dia punya masa subur 5 hari,” katanya.

Ia mencontohkan, wanita yang haid pada tanggal 1, dia akan haid lagi pada tanggal 24 (untuk siklus 24 hari). Pelepasan sel telurnya terjadi pada tanggal 10. Biasanya, masa haid dengan siklus pendek akan lebih singkat sekitar 5 hari.

Jadi selama tanggal 1-5 hari, wanita tersebut memasuki masa tidak subur karena haid. Pada tanggal 10 terjadi pelepasan sel telur dan sperma bisa bertahan dua hari. Berarti pada tanggal 8, wanita tersebut sudah masa subur. Masa subur terjadi pada tanggal 8-15, sedangkan tanggal 15-24 tidak subur.

“Kalau dalam masa subur ada sperma masuk dan bertahan di dalam, berarti ada kemungkinan hamil,” katanya.
Orang yang siklus haidnya 32 hari, lanjut dr Djaya Kurnia, masa tidak suburnya lebih panjang dibanding masa subur.

“Sebab masa subur itu hitungannya tetap hanya dua hari sebelum pelepasan sel telur dan dua hari setelah pelepasan sel telur. Jadi masa subur itu hanya lima hari dalam setiap siklus,” jelasnya. Hitungannya begini, orang dengan siklus haid 32 hari dikurangi masa subur 5 hari, maka mereka memiliki 27 hari masa tidak subur.
Siklus haid setiap wanita berbeda-beda, karena fisiologis tubuh masing-masing orang berbeda.

Haid itu sendiri terjadi ketika sel telur yang matang tidak dibuahi, 14 hari setelah pelepasan sel telur dari indung telur.

“Yang mempengaruhinya adalah sistem hormonal di tubuh. Jadi mengapa setiap orang berbeda-beda (datang haidnya), karena saat matang telur setiap wanita juga berbeda-beda, tergantung pembentukan awal sel telur,” jelas dokter yang mendalami akupunktur ini.

Wanita berbeda dengan pria. Pada pria, pembentukan sperma itu setelah dia lahir dan tanpa batas waktu. Oleh karena itu pria bisa mempunyai keturunan sampai lanjut usia. Sedangkan wanita, sel telur sudah ada sejak lahir hingga sel telur dianggap matang satu per satu. Jika jumlah sel telur sudah habis, wanita memasuki masa menopause.

“Sel telur jumlahnya tidak bisa ditambah. Kalau keyakinan saya, itu karena pemberian Allah sudah seperti itu. Jumlah sel telur setiap wanita tidak sama,” katanya.

Selain jumlah sel telur tidak sama, kapan orang mendapatkan haid pertama juga berbeda-beda. Ada anak usia 9 tahun sudah menstruasi, dan ada yang sudah 13 tahun baru menstruasi.

“Hal ini bisa dipengaruhi status gizinya. Sebab, hormon bisa dipengaruhi segala macam rangsangan dari luar sehingga haid bisa lebih cepat,” katanya.

Masa haid normal 3-15 hari dan ini juga dipengaruhi sistem hormonal. “Kalau ada yang masa haidnya lebih dari 15 hari, berarti ada ‘sesuatu’ yang harus diperiksa, kenapa kok jadi lebih,” ujarnya.

Diakuinya, tidak sedikit wanita mengeluh haidnya tidak teratur. Ini terjadi karena dia melihatnya dari tanggal haid. Padahal semestinya melihat siklus haid.

Jadi kalau ada orang haid tanggal 1, maka tanggal 28 sudah haid lagi. Bulan berikutnya tanggal 26 sudah haid, lalu berikutnya tanggal 24 haid. Oleh karena dalam sebulan bisa dua kali haid, orang merasa tidak teratur haidnya. Padahal, lanjutnya, haid orang tersebut teratur.

“Jadi sebenarnya, konsepnya salah hitung. Kalau saya memahami, siklus itu akan tetap,” katanya.

Namun, siklus haid bisa saja terganggu. Misalnya ada yang siklusnya semula 32 hari, lalu berubah jadi 28 hari, karena faktor hormonal. Semua sistem di dalam tubuh mempengaruhi faktor hormonal. Sebutlah faktor kelelahan, ada faktor kejiwaan (stres).

“Jadi kalau wanita ingin haidnya teratur, psikisnya harus dijaga,” tegasnya.

Tuesday, October 30, 2012

4 Jenis Masker Buah untuk Kulit Wajah Lebih Cerah


Oleh | Yahoo! SHE – Jum, 28 Sep 2012 13:25 WIB


Banyak buah yang kaya manfaat untuk kulit. Tak perlu selalu bergantung pada kosmetik mahal. Gunakan beberapa pilihan buah ini untuk wajah yang lebih cerah.

Kiwi
Buah Kiwi kaya akan mineral, vitamin C, E, asam lemak Omega-3, dan antioksidan. Karena kandungan tersebut, buah kiwi bermanfaat untuk melawan tanda-tanda penuaan dini dan bisa membantu mengencangkan kulit serta pori-pori.

Campurkan setengah buah kiwi yang dihaluskan dengan satu butir kuning telur dan satu sendok makan minyak zaitun. Aduk sampai membentuk masker yang cukup kental. Aplikasikan pada wajah secara merata. Diamkan selama 15 menit lalu cuci dengan air bersih.

Pepaya
Papain yang terkandung dalam buah pepaya sering digunakan sebagai bahan pencerah kulit. Papain bisa membantu pengelupasan kulit mati, mengurangi noda pada kulit, sehingga membuat kulit terlihat lebih cerah. Selain itu Pepaya juga kaya akan beta karotin, vitamin C, dan asam alfa hidroksi (AHA) yang bisa membuat kulit lebih kenyal.

Pepaya bisa digunakan sebagai masker tanpa campuran apa pun. Parut pepaya atau masukkan dalam blender. Hancurkan hingga kasar, jangan terlalu halus. Ratakan parutan papaya tersebut pada wajah dan diamkan selama 15 menit. Lakukan secara teratur seminggu sekali untuk hasil maksimal.

Anda juga bisa menggunakan campuran pepaya dan nanas serta madu. Haluskan pepaya dan nanas hingga membentuk masker yang kental. Tambahkan satu sendok makan madu lalu aduk rata. Aplikasikan pada wajah secara merata, diamkan selama 15 menit lalu cuci bersih.

Avokad
Avokad mengandung minyak yang mudah diserap kulit sehingga bisa berfungsi sebagai pelembap alami. Selain itu, avokad juga mengandung vitamin A, K, C, zat besi, dan antioksidan yang bisa melawan tanda-tanda penuaan pada kulit. Avokad sudah lama dikenal sebagai cara alami untuk melembapkan kulit yang kering.

Untuk melembapkan kulit kering, campur setengah avokad dengan 1 sendok teh minyak zaitun atau madu. Aduk rata hingga membentuk masker yang kental untuk wajah. Ratakan masker avokad pada wajah dan diamkan selama 10 menit. Cuci wajah dengan air hangat lalu bilas dengan air dingin untuk menutup pori-pori.

Jeruk nipis
Jeruk nipis yang kecil ternyata memiliki manfaat yang besar. Kaya akan vitamin C dan asam sitrat yang bermanfaat untuk kulit. Kandungan asamnya bisa membantu mengencangkan pori-pori kulit, mengangkat kotoran yang tersumbat pada kulit sehingga membuat kulit terlihat lebih cerah. Masker jeruk nipis juga bisa membantu mengatasi jerawat yang membandel.

Ambil satu butir telur dan pisahkan bagian putihnya. Aduk putih telur lalu campurkan dengan perasan jeruk nipis sedikit demi sedikit. Aduk hingga membentuk campuran yang kental untuk masker. Jika masih terlalu cair, Anda bisa menambahkan sedikit tepung untuk mengentalkan. Ratakan campuran masker pada wajah dan diamkan selama 20 menit. Setelah selesai, cuci bersih dengan air hangat.



TIP:


1. Basuh wajah dengan air hangat atau mandi dengan air hangat sebelum menggunakan masker. Air hangat berguna untuk membuka pori-pori wajah agar penyerapan lebih sempurna.

2. Pastikan wajah dalam keadaan bersih. Cuci wajah dan bersihkan dari sisa krim, kosmetik, atau kotoran sebelum menggunakan masker.

3. Selalu aplikasikan masker sampai leher. Hal ini untuk memastikan warna kulit wajah Anda tetap serasi dengan leher dan tidak terlihat jauh berbeda.

4. Paling penting adalah relaksasi, berbaring dan mengurangi berbicara saat menggunakan masker untuk hasil yang maksimal. Gunakan 2 potongan tipis ketimun untuk menutup mata sehingga tubuh lebih relaks.

5. Jika mencuci wajah dengan air hangat, basuh terakhir dengan air dingin untuk menutup kembali pori-pori yang terbuka.

Thursday, October 11, 2012

Incredible India

Incredible India 

 

Tulisan: (Safir Makki, penikmat perjalanan)

April 3rd, 2011  |  Published in Tips and Tricks  |  9 Comments
 Keindahan Taj Mahal dan pemukiman warga saat menjelang senja dari atas hotel Kamal, Taj Ganj, Agra.

Destinasi solo backpacking saya kali ini adalah India, perjalanan yang cukup menyenangkan sekaligus menyebalkan di mana kesabaran benar-benar diuji menghadapi karakter dan budaya India yang berbeda dengan budaya kita. Saya memilih New Delhi, Agra dan Varanasi sebagai tujuan perjalanan dalam 9 hari. India sangatlah luas, banyak tempat yang menarik layak dikunjungi, idealnya 1-2 bulan untuk menjelajah kota-kota di India.

New Delhi
Berbekal tiket, paspor yang sudah dibubuhi visa dan uang 450 US Dollar plus uang cadangan 4300 Ruppee, tibalah saya di New Delhi setelah menempuh 5 jam 45 menit penerbangan dari Kuala Lumpur. Malam itu tak ada yang istimewa saat saya memandang kanan kiri New Delhi selama berada di dalam taksi yang mengantar saya menuju penginapan.
Taksi yang saya tumpangi sudah cukup tua, tanpa ac dengan sopir yang bertubuh besar dengan sorot mata tajam. Perlu berhati-hati memilih taksi di India khususnya New Delhi, perilaku sopir taksi di sini sama dengan di indonesia bahkan sedikit lebih parah. Saya memilih taksi prepaid dari bandara menuju penginapan seharga 320 Ruppee ( Rp 60 ribuan). Meski mobilnya tua tapi dengan harga resmi.
Di New Delhi banyak sekali guest house maupun hotel berbintang di kawasan Paharganj (kawasan ini lebih banyak budget hotel bagi backpacker) dan Connaught Place (kawasan ini sedikit elit dan lebih nyaman). Jika berbudget terbatas pilihlah kawasan Paharganj, kawasan ini sangatlah padat karena dekat dengan main bazaar (seperti kawasan tanah abang), riuh dengan pedagang, autorickshaw (bajaj),  gelandangan dan sapi.
Rata-rata hotel maupun guest house di kawasan ini terletak di gang-gang kecil  dengan rate 100-750 Ruppee ( 1 Ruppee = Rp 200 ). Kelebihan lain kawasan Paharganj adalah dekat sekali dengan New Delhi rail station hanya perlu 5-10 menit berjalan kaki.
Lain halnya dengan Connaught Place, daerah yang mirip dengan Le Loi street di Saigon atau kawasan Blok M Jakarta dipenuhi dengan butik mewah dan nyaman bagi pejalankaki.

pengunjung yang ingin melihat dari dekat Tajmahal diharuskan melepaskan alas kaki atau menggunakan kantong khusus pelindung sepatu.

New Delhi sejujurnya mempunyai banyak tempat menarik, seperti Red Fort, Humayun’s Tomb, Hazrat Hizamudin Dargah, Masjid Jama dan lain-lain. Dengan waktu terbatas saya hanya menyempatkan datang ke Masjid Jama untuk ikut berjamaah Dzuhur. Masjid Jama merupakan masjid terbesar di India yang dibangun pada 1644-1658 terletak di kawasan Old Delhi. Tidak jauh dari Masjid Jama ada sebuah rumah makan Karim yang tersohor itu, saya pun mencoba kenikmatan kuliner restoran ini. Chicken afghani dan mutton biniyani (sejenis nasi dicampur daging ,potongan bawang) plus kuah kari, segelas masala tea. Makan di resto dan cafe di New Delhi dikenakan pajak 12,5 persen, sesuai aturan pemerintah.
Transportasi di India cukup memadai, mulai dari rickshaw sampai kereta bawah tanah (khusus di New Delhi), pesawat domestik pun beragam. Berkereta api menuju kota-kota di India sangat menyenangkan. Untunglah saya telah memesan tiket kereta sebulan sebelum keberangkatan dengan tujuan Varanasi, Agra, New Delhi meskipun dengan status waitlisted, jika tidak pastilah saya akan kehabisan karena hampir semua rute penuh.
Transportasi kereta api India kalah jauh jika dibandingkan dengan Indonesia dari segi kelas. Tapi Indonesia kalah jauh dari India untuk layanan pemesanan tiket dan informasi keberangkatan dan kedatangan. Yang lebih menarik adalah layanan khusus bagi turis yang akan mencari tiket untuk keberangkatan hari itu juga (tourist quote). Pemesanan tiket lewat online sangat memudahkan para turis seluruh dunia, pilihan tempat duduk, dan makanan sangat detail.

beginilah suasana keruwetan di Chowk road tidak jauh dari Main bazaar, Varanasi.

Varanasi
Sesampai di kota Varanasi dengan menumpang kereta Shiv Ganga Exp. kelas first AC (di bawah kelas argo dan di atas kelas bisnis) dari New Delhi selama 13 jam, Saya menuju Dashashwamedh Ghat kira-kira 5 kilometer dari Varanasi junction railstation. Menumpang autorickshaw dengan ongkos 80 Ruppee (Rp 18 ribu) saya diturunkan di satu tempat dengan alasan sopirnya bahwa sudah dekat dan bajaj tidak bisa masuk alias harus jalan kaki. Saya percaya karena kondisinya seperti itu.
Saya pun berjalan kaki dengan menggendong dua buah ransel sejauh dua kilometer mencari penginapan yang saya baca di buku travel. Pencarian pun tak berhasil dan saya tersadar bahwa tukang bajaj tadi berhasil menipu saya, ternyata sepanjang berjalan kaki saya melihat banyak bajaj yang berlalu lalang di kawasan itu.
Akhirnya saya mendapatk sebuah guest house meski tidak menemukan guest house yang saya cari. Hotel ataupun guest house murah di Varanasi kebanyakan masuk gang kecil bercampur dengan sapi plus kotorannya, pedagang, dan lalu lalang warga yang hendak ke vihara, seperti memasuki lorong kecil di kawasan banjir kampung melayu Jakarta ataupun gang-gang kecil di Sosrowijayan Yogya tapi dengan kondisi super kotor. Bagi yang tidak terbiasa kondisi seperti ini akan tersiksa.
Guest house yang saya pilih sangatlah dekat dgn vihara Vishwanath, vihara yg terkenal dengan towernya yang terbuat dari 800 kg emas didirikan thn 1776. Sayangnya saya tak boleh mengambil gambar di sini dengan penjagaan yang super ketat. Sebenarnya ini bukanlah guest house, lebih cocok dibilang kos-kosan dengan rate 210 Ruppee (Rp 42 ribu) per malam tanpa kamar mandi, tv, apalagi kipas angin, hanya tempat tidur dengan ukuran kamar 2×3 meter.
Masyarakat Varanasi cenderung lebih bersahabat dibandingkan New Delhi, lebih ramah namun tetap waspada dengan tipu daya. Setiap berjalan sapaan Namaste (bahasa hindi yang berarti halo) selalu menghampiri. Banyak tempat yang menarik untuk dikunjungi di sini terlebih lagi di kawasan sungai gangga. Ada 80 ghat (semacam undak-undakan yang biasa digunakan warga sebagai tempat mandi, mencuci,menjemur sari).
Di ghat inilah warga berkumpul melakukan ritual atau pun kegiatan MCK. Ghat yang paling besar adalah Assi sedangkan Dasaswamedh adalah yang paling ramai didatangi turis karena  bangunannya yang berwarna-warni. Manikarnika ghat, adalah salah satu yang paling menarik yaitu tempat pembakaran mayat. Jangan harap bisa mengambil gambar di sini, pengunjung boleh mengikuti ritual ini dengan bermacam persyaratan dari pakaian hingga membayar donasi. Saya mencoba mendatangi ghat-ghat tersebut mulai jam 5.30 pagi. Pagi hari adalah waktu yg tepat untuk melihat aktivitas di pinggiran sungai Gangga kendati harus jalan berhati-hati karena banyaknya kotoran sapi, sampah serta sapi dan anjing yang tidur di emperan gang.

Sapi adalah hewan suci di India, maka bebaslah ia berkeliaran. Tripura Bhairavi street pagi hari, Varanasi, India.

Di sepanjang sungai Gangga terdapat banyak perahu kayu yang disewakan untuk menyusuri keindahan sungai. Harga yang ditawarkan pun beragam dari 150-250 Ruppee per jam. Menyusuri sungai Gangga memberikan pengalaman visual yang menarik.
Varanasi juga terkenal dengan produksi sutera dan kain sari. Dengan menyusuri Madanpura road dan masuk ke dalam gang kecil kita akan menemukan pabrik rumahan sutera dan sari dengan harga mulai dari 250 Ruppee untuk scarves hingga 5000 Ruppee untuk sari, tergantung kualitas.
Yang tak kalah menarik adalah kawasan main bazaar antara Chowk road dan Dashashwamedh. Kawasan ini merupakan pasar dan toko-toko semacam kawasan Tanah Abang di Jakarta tapi lebih padat dan semrawut seperti pasar Mester Jatinegara, copet-copet bertebaran bahkan polisi pun kewalahan mengatur lalu lintas warga di sini.
Makanan di Varanasi dan kota lainnya di India hampir seluruhnya berbahan kari dan vegetarian, dengan rasa pedas. Tak perlu khawatir bagi yang tidak suka masakan India, ada banyak cafe yang menawarkan menu Western, Korea, Jepang dan China meskipun ada sedikit rasa bumbu rempah India. Makanan di Varanasi cenderung murah,saya selalu memilih makan di cafe selain lebih higienis juga relatif murah, sekali makan dan minum sekitar 100-150 Ruppee (Rp 20-30 ribu).

Kaum pria mandi di sungai gangga, Air gangga dipercaya bisa menyucikan diri dari dosa seumur hidup.

Agra
Dari Varanasi saya menuju kota Agra sekitar 12 jam perjalanan dengan kereta Marudhar exp. Rata-rata kereta di India menyediakan sleeper bukan chair yang dilengkapi dengan ac ataupun kipas angin untuk jarak tempuh yang jauh. Ini mengingatkan saya pada kereta Senja Utama Solo-Jakarta 13 tahun lalu.
Selama perjalanan menggunakan kereta di India tak bisa tidur dengan nyaman dan nyenyak karena selalu menjaga ransel berisi kamera. Kereta di India selain jalannya pelan karena membawa banyak gerbong, juga banyak kawanan pencuri tas yang berkeliaran saat penumpang terlelap tidur. Beruntunglah selama perjalanan selalu bertemu dengan turis2 dari Jepang dan Eropa sehingga bisa  saling bergantian mengawasi barang bawaan.
Sampailah saya di kota Agra yang terkenal dengan Taj Mahal. Agra adalah salah satu kota di provinsi Uttar Pradesh, berjarak sekitar dua jam perjalanan dari New Delhi. Agra lebih bersih dibandingkan kota lain yang saya kunjungi di India. Kota Agra memiliki dua stasiun kereta api utama yaitu Agra Cantonment dan Agra Fort.

Jehan, dia bekerja di Moni guest house sebagai penjemur pakaian para tamu yang menginap disini, Varanasi.

Kali ini saya tak mau ditipu lagi, dengan 50 Ruppee saya diantar bajaj menuju hotel Kamal, hotel yang sudah saya pesan via online bayar di tempat. Hotel yang terletak di kawasan Taj Ganj ini memasang tariff 600 Ruppee (Rp 120 ribu) per malam. Dengan kondisi bersih, dilengkapi kamar mandi, berlantai marmer dan di atas hotel ada cafe rooftop yg menyediakan pemandangan Taj Mahal diantara pemukiman warga. Kawasan Taj Ganj adalah kawasan backpaker dengan banyak guest house maupun hotel bertarif murah. Terletak 10 menit berjalan kaki menuju Taj Mahal. Café, resto dan warnet bertebaran di kawasan ini.
Rate penginapan di sini relatif murah hanya sekitar 100-800 Ruppee per malam. Taj Mahal, Agrafort, Fatehpur Sikri merupakan destinasi yang menarik di Agra. Untuk memasuki lokasi ini harga tiket bagi warga lokal dan turis jauh beda, sekitar 10 kali lipat. Turis benar benar diperas di India. Di kawasan Taj Ganj ada banyak masjid karena komunitas muslim di sini cukup banyak. Setiap memasuki waktu sholat, Adzan saling bersautan.

Taj Ganj, kawasan backpacker di pagi hari.

Sebenarnya untuk berkunjung ke Tajmahal dan sekitarnya dari New Delhi sangatlah mudah, pemerintah India menyediakan kereta api jurusan New Delhi-Agra yang berangkat setiap hari dari New Delhi rail station dan Hazrat Nizamuddin station. Berangkat pagi hari sekitar pukul 6-7 dan tiba di Agra pukul 8-9. Kereta pun tinggal pilih, Taj express atau Bhopal Shatabdi exp. Bhopal Shatabdi exp menurut saya adalah kereta paling terbaik layananannya selain cepat penumpang disediakan makanan, minuman, cemilan dan buah2an sesuai dengan harga tiketnya 400-700 Ruppee.

rooftop caffe

Tips berkunjung ke India :

1. Waktu kunjungan ke India yang pas adalah Februari-April. India memiliki 3 musim, musim panas, dingin, dan hujan (monsoon). Cuaca di India utara dan selatan berbeda. Atau Oktober-November karena cuaca tidak begitu panas dan dingin alias sejuk. Mei-juni adalah paling panas temperatur biisa mencapai 40 derajat celcius ke atas. Desember sampai tengah Februari suhu di India sangat dingin. Rata-rata 10-15 derajat celsius.

2. Memesan guest house maupun hotel di India via online perhatikan secara detail, banyak hotel kecil menawarkan harga murah, berbagai fasilitas yang didapat, karena kadang tidak sesuai dengan kenyataan. Keuntungan mencari guest house atau hotel langsung di tempat biasanya bisa ditawar bahkan mendapat diskon.

3. Karakter orang India jika berbicara intonasinya sedikit keras terkesan marah, sikapi dengan bijak bahwa itu bagian dari karakter mereka.

4. Lihatlah situasi saat memotret, jika perlu sebelum memotret orang izinlah terlebih dahulu jika tidak ingin dimarah atau diminta uang oleh orang yang difoto. Memotret perempuan di India apalagi di kampung sedikit sensitif dibutuhkan pendekatan atau izin.

5. Bila berpergian bawalah selalu tissue basah atau handwash gel dan air mineral jika perlu masker karena udara di India tidak begitu baik.

6. Bawalah selalu uang ruppee pecahan kecil, sopir taksi ataupun autorickshaw sering tidak mengembalikan uang kembalian dengan alasan tidak ada uang kecil.

7. Berilah gembok kecil di semua tas bawaan, untuk menghindari aksi  copet ato jambret di tempat umum maupun di dalam kereta.

8. Jika bingung bertanyalah kepada orang yang tepat seperti polisi ataupun pemilik hotel maupun pelayan cafe.

9. Di India banyak sekali orang yang ramah untuk menolong ataupun menawarkan jasai yang ujung-ujungnya meminta tips, cermatilah hal-hal yang seperti ini.

10. Pilihlah waktu yang tepat berkunjung ke India, hampir setiap bulan ada festival keagamaan atau budaya yang menarik di kota-kota yang ada di India. Kunjungi www.eventsinindia.com, www.incredibleindia.org, www.indiamike.com untuk mencari tahu kegiatan dan festival di India.

11.  Jika waktu kunjungan ke India terbatas sementara ingin berkunjung ke kota-kota yang jauh, ada baiknya menggunakan transportasi pesawat untuk efektifitas waktu. Di India banyak maskapai murah semacam Indigo, Kingfisher, Spicejet, GO Airlines, Jagson Airlines.

12. Perjalanan dengan kereta api di India cukup menyenangkan jika punya banyak waktu. Pesanlah tiket jauh-jauh hari, karena selalu penuh penumpang. Pemesanan tiket kereta India melalui online sangat mudah. Ada 3 situs online pemesanan tiket kereta India yang direkomendasikan yaitu www.cleartrip.com, www.indianrail.gov.in, www.seat61.com.

13. Ada banyak paket tur perjalanan yang ditawarkan di sana, jika tak ingin repot mengurus sendiri. Silahkan bertanya ke info@cultureholiday.com. Bagi warga negara Indonesia, berkunjung ke India dibutuhkan visa yang dapat diurus di kedutaan India di Jakarta dengan biaya Rp 492 ribu untuk 2 bulan. Mudah dan cepat asalkan semua persyaratan dipenuhi. VOA (visa on arrival) baru tersedia di New Delhi dan Mumbai dengan cukup membayar US $ 60.

^_^

Friday, January 27, 2012

Tidur Siang dan Pengaruhnya Pada Kesehatan Kulit Anda

Untuk mendapatkan kesegaran instan, tak perlu meminum kopi berkafein tinggi. 
Tiga puluh menit tidur siang ternyata sudah cukup menghilangkan kelelahan Anda dan menyegarkan lagi memori, serta meningkatkan suasana hati.



Walau tidak terlihat secara langsung, tidur siang nyatanya juga berdampak baik bagi kesehatan kulit Anda. Dikutip dari 3 Fat Chicks, tidur siang yang cukup dan tak berlebihan akan membantu menurunkan hormon stres Anda. Dengan menurunnya tingkat stres, pikiran pun menjadi lebih sigap dan otomatis mengurangi risiko penuaan kulit.

Sebaliknya, kurang tidur dapat berkonsekuensi buruk pada tampilan kulit, seperti berwarna kekuningan, pucat, dan tidak segar. Sebabnya adalah, tubuh Anda tidak punya cukup waktu untuk melepaskan hormon-hormon pertumbuhan yang berefek pada produksi sel baru, mengganti sel lama. Inilah rahasia mengapa tidur yang cukup dapat membuat Anda lebih segar.

Tidur siang yang baik tidak perlu lama, yang penting berkualitas. Untuk meraih kesehatan kulit yang sempurna, tidur siang efektif dilakukan selama kurang dari satu jam. Tiga puluh menit adalah waktu ideal. Bahkan Sara C. Mednick, PhD. dari University of California, Amerika, via WebMD, menyatakan bahwa 15 sampai 20 menit untuk tidur siang saja sudah cukup untuk menyegarkan sistem dan meningkatkan “motor” di tubuh Anda.
By Gembira Putra Agam  Thursday January 26, 2012 09:59 am WIT

Sunday, January 15, 2012

Sepuluh Kota Layak Dikunjungi di 2012

TEMPO.CO, Jakarta - Libur akhir tahun sudah lewat. Tapi bukan berarti masa liburan sudah habis pula. Di 2012 ini masih banyak kesempatan liburan untuk Anda. Apalagi maskapai penerbangan bertarif murah sudah menjamur.

Maka persiapkanlah diri Anda untuk kembali memulai perjalanan. Kali ini, melansir situs Lonely Planet, Tempo memberikan pilihan sepuluh kota yang layak dikunjungi selama 2012.
 
1. London
Di 2012 ini London akan menjadi sorotan dunia. Seiring dengan persiapan ajang olahraga internasional, Olimpiade, London mulai melakukan banyak perubahan. Selain itu Anda juga bisa mendapat pengalaman melihat bagaimana Tower Bridge terangkat kala sebuah kapal melintas di Sungai Thames.

Jutaan turis dari pelbagai negara dengan beragam bahasa bisa dipastikan akan membuat liburan Anda lebih menyenangkan.


2. Muscat
Sebagai ibu kota Oman, Muscat merupakan kota pelabuhan dengan beragam peninggalan bersejarah. Bangunan bergaya Prancis dan Portugis juga tersebar pada beberapa titik di Muscat. Dan bila Anda ke sana, jangan lewatkan deretan museum yang ada. Seperti Museum of Omani Heritage, National Museum of Oman, Oman Children's Museum, Oman Natural History Museum, Bait al Zubair, Omani French Museum, dan Sultan's Armed Forces Museum.

Anda juga bisa mendatangi Old Muscat dan Istana Lama.

3. Bangalore
Bertempat di India Selatan, Bangalore memiliki beragam penganan, musik, dan seni yang menarik turis. Kota metropolitan satu ini memiliki julukan Garden City, pernah juga disebut-sebut sebagai surga bagi para pensiunan. Terkadang, Bangalore juga dianggap sebagai Pub Ibukota India. Pasalnya Bangalore kerap dijadikan sebagai tempat pergelaran konser musik rock internasional.





4. Cadiz
Kota di Spanyol ini kesehariannya terlihat tenang, bahkan seperti kota tidur. Namun sekali setahun Cadiz akan bertransformasi menjadi kota hura-hura. Dalam sepuluh hari, Cadiz akan menggelar karnaval yang penuh dengan minuman, tarian, serta nyanyian.

Selama karnaval, penduduk Cadiz akan ikut meramaikan dengan menggunakan wig atau rambut palsu berlampu neon serta lipstik. Mereka juga akan menggelar sandiwara satir.

Bila Anda ke sana, jangan lupa mengunjungi deretan bangunan bersejarah dengan beragam gaya arsitektur. Seperti Plaza de Mina, Plaza San Antonio, Plaza de Candelaria, Plaza de San Juan de Dios dan Plaza de España.

5. Stockholm
Menjadi tempat pembuatan film The Girl with the Dragon Tatto diyakinkan akan mendorong turis mendatangi Stockholm, Swedia. Apalagi Stockholm memiliki deretan toko milik desainer ternama.

Bar bergaya bohemian, Pulau Sodermalm, dan Taman Djugarden juga menjadi daya tarik Stockholm. Meski liburan di Stockholm merogoh kocek cukup dalam, dijamin Anda tidak akan menyesal datang ke sana.

6. Guimarães
Kota yang dikenal sebagai tempat kelahiran bangsa Portugis itu merupakan satu lokasi menarik untuk dikunjungi tahun ini. Hingga ke sudut kota, Guimarães memiliki beragam bangunan abad pertengahan yang sarat dengan sejarah, seperti Istana Dukes of Braganza.


7. Santiago
Berjalan antara kebun anggur di lembah Casablanca, Maipo, dan Colchagua, mengunjungi puncak Andes di musim panas, serta bermain ski akan dapat Anda lakukan bila datang ke Santiago, Chili. Sayangnya gempa bumi yang menggoyang 2010 lalu membuat runtuh sejumlah bangunan bersejarah.


 8. Hong Kong
Kota belanja, itulah Hong Kong. Namun di Hong Kong Anda tidak hanya bisa berbelanja, tapi juga dapat berlayar dengan Star Farry, menjelajah bar di sepanjang Soho, ataupun keluar masuk pedesaan. Pastinya, Anda bisa mencicip pelbagai penganan di sebelas ribu restoran di Hong Kong.


 9. Orlando
Sebagai negara bagian Amerika Serikat, Orlando akan menjadi satu kota layak dikunjungi pada 25-26 Februari nanti. Terutama untuk Anda penggila pertandingan bola basket. Sebab tanggal itu akan digelar NBA All-Star ke-61 Weekend. Orlando juga menyediakan beragam restoran, bar, toko buku, bahkan salon tato untuk Anda kunjungi.


10. Darwin
Meski disesaki kaum hippies dan nelayan, Darwin tetap menarik dikunjungi karena memiliki beragam hiburan malam. Pasar malam, restoran, kios makanan di Pasar Mindil Sunset Beach, kemudian menonton matahari meleleh ke Laut Timor akan menjadi cerita tersendiri dalam liburan Anda.

Itulah sepuluh calon tempat liburan Anda selama satu tahun ke depan. Selamat memilih dan memesan tiket penerbangan.

CORNILA DESYANA